FRIENDSTER ITU?

September 3rd, 2008 by spawnist

Hanya berguna bagi orang-orang kesepian yang kekurangan teman tapi kelebihan waktu. Nggak cuman itu saja. Ternyata Friendster juga berguna bagi orang-orang yang cukup teman tapi tidak percaya diri karena butuh re-konfirmasi.

Cuma ajang orang buat ber-narsis-ria, tanpa peduli apakah wajahnya cantik, manis, cakep, jelek, hujat, dll! Pokoknya, siapa yang paling narsis dialah yang akan tetap eksis selamanya, iya nggak?! Lihat aja tuh, pada bagian profile isinya cuman foto-foto close-up si empunya. Gayanya gitu-gitu doang, sampai yang liat pingin muntah untuk ketiga kalinya! Terus juga, ada yang menjadikan Friendster sebagai ajang pengakuan, pengakuan kalau teman-nya banyak! Makin banyak testimonial atau comment-nya, itu berarti makin banyak yang perhatian ama empu-nya account. So, bisa disimpulkan kalau Friendster tu ajang bikin orang jadi GR.

Kadang-kadang Friendster juga jadi ajang bersikap diskriminasi [karena pilih-pilih calon teman!]. Aku pernah baca di salah satu pengguna Friendster, di dalamnya dia bilang gini: “Kalau lu nggak kenal gue, nggak usah sok-sok nge-add deh! Nggak bakalan gue approve! Paling kalo muka lu cakep atau cantik, request lu bakal gue diemin. Tapi kalau muka lu jelek, langsung gue reject! Karena menurut gue, Friendster itu bukan tempat untuk ngoleksi orang-orang yang nggak gue kenal!

Udah ah, ada yang mau nambahin? Add FS-ku di spawntheanthony@yahoo.com ya? Wakakaka… Padahal sendiri juga sering main FS. LOL!

LIPUTAN COSPLAY PARTY 2008

June 14th, 2008 by spawnist

Cosplayparty
Hari minggu kemarin, tepat pada hari lahirnya Pancasila, yaitu tanggal 1 Juni 2008 bertempat di Taman Kota Palangka Raya, AMILD LIVE PRODUCTION mempersembahkan sebuah acara yang dikasih tajuk COSPLAY PARTY. Acara COSPLAY PARTY
bisa dikatakan sebagai acara jejepangan. Sebab di dalamnya banyak
menampikan sesuatu yang berhubungan dengan Jepang. Mulai dari J-live Music Performance, Copslay Competition, Games, Bazaar, Stand Kebudayaan Jepang, Stand Makanan Jepang, Stand Merchandise, Stand Komik, dan lain-lain. Dan menurut kami, COSPLAY PARTY layak untuk disebut sebagai acara jejepangan pertama yang pernah ada di kota Palangka Raya. Terima kasih kepada Erry yang telah berhasil mewujudkannya.

 

Acara COSPLAY PARTY resmi dimulai sejak pukul 15.00 WIB.
Walaupun masih agak siang, dan matahari masih terasa panas, para
pengunjung terlihat sangat antusias sekali. Ketika jarum jam
menunjukkan pukul 15.30 WIB, semua stand sudah terisi
penuh dengan berbagai kerumunan pengunjung yang mulai dari sekedar
melihat-lihat, tanya jawab, membeli makanan Jepang bahkan sampai dengan
games tradisional Jepang. Pada stand komik, para kawula muda yang
kebanyakan didominasi oleh para perempuan, tampak antusias dengan
beberapa judul komik yang menarik perhatian mereka. Terlebih lagi pada
stand makanan Jepang. Selain banyak yang memesan, juga antriannya yang
lumayan panjang. Bahkan tidak jarang para pengunjung yang memesan
makanan baru bisa mendapatkan apa yang dipesannya setelah 1 jam lebih.
Pasti lahap tuh makannya.

 

   

Bagaimana dengan stand JSHARENITY sendiri? Tentu tidak luput dari perhatian pengunjung. Sebab, di stand ini JSHARENITY banyak sekali ditawarkan sesuatu hal yang berhubungan dengan jejepangan. Mulai dari Manga Workshop, Burning MP3/Video Clip Jepang, pemajangan action figure dan masih ada beberapa hal lainnya. Dan stand JSHARENITY semakin bertambah ramai lagi karena pengunjung ingin melihat member dari JSHARENITY yang telah ber-cosplay, baik itu copslay dari karakter anime/manga [NARUTO, DEATH NOTE, dll], game maupun ala Visual-kei. Bahkan tidak sedikit para pengunjung yang ingin foto bareng bersama member JSHARENITY.

   

Kurang lebih pukul 16.30 WIB, akhirnya sang MC, yaitu Erry [yang mengenakan yukata] dan Ice [yang
langsing & ceriwis hehehe....] mulai beraksi di atas panggung untuk
mengucapkan selamat datang kepada siapa saja yang hadir pada acara COSPLAY PARTY tersebut. Dan setelah itu acara langsung diisi dengan J-live Music Performance.
Yaitu penampilan dari band-band yang ada di kota Palangka Raya untuk
membawakan lagu-lagu Jepang ataupun yang berbau dengan Jepang.
Terhitung [kalo tidak salah] ada 7 buah band yang tampil pada saat itu.
Mulai dari Hikari, Visual Project, Higashi dan lainnya. Hikari, yang para personil bandnya didominasi oleh anak-anak GAZEROCK asal SMAN 2 PAHANDUT, membawakan 2 buah lagu dari the GazettE. Yaitu Silly God Disco dan Cassis. Selesai Hikari, diteruskan dengan penampilan dari Visual Project, yang kesemua personilnya adalah member dari JSHARENITY. Sebut saja seperti Ryuga, Sega, Andreas, dll. Visual Project mampu membuat acara sedikit menjadi panas dengan membawakan tembang-tembang yang lumayan cadas. Diantaranya adalah Love is Dead dari band aliran Visual-kei, yakni Psycho le Cemu, serta Pegasus Fantasy yang menjadi theme song dari anime terkenal, Saint Seiya [aslinya lagu ini dinyanyikan oleh band metal Jepang tahun 1980'an, MAKE UP]. Band bernama Higashi-pun tidak mau kalah. Band yang digawangi oleh Ryuki ini juga membawakan tembang-tembang yang kental dengan nuansa hard-rock. Sebut saja mulai dari The World-nya Nightmare, Owari to Mirai-nya girugamesh yang dashyat banget, sampai kepada Filth in the Beauty-nya the GazettE yang membuat beberapa penonton melakukan aksi head-banging ala Trio Macan! Selesai Higashi,
dilanjutkan dengan penampilan dari band-band lainnya [lupa nama
band-bandnya]. Ada beberapa band yang membawakan lagu Jepang, namun ada
juga yang membawakan lagu Indonesia.

   

J-live Music Performance pun berakhir tepat pada pukul 19.00 WIB.
Diteruskan kemudian dengan acara selanjutnya, yang merupakan acara
puncak dan juga acara yang sudah ditunggu-tunggu. Apa lagi kalo bukan Cosplay Competition. Terhitung, ada 24 orang yang mengikuti Cosplay Competition ini.
Masing-masing dari ke 24 orang tersebut berhasil menyita perhatian para
pengunjung dengan penampilan kostum yang memukau. Baik itu mulai dari
kostum ala anime/manga, Visual-kei bahkan sampai dengan kostum tradisional [kimono,
dll]. Walaupun saat itu cuaca sedang tidak bersahat [gerimis deras],
tetap tidak mengendurkan semangat para pengunjung untuk melihat aksi
dan penampilan dari ke 24 orang peserta. Dan memang, aksi dan
penampilan dari mereka LAYAK UNTUK DIAPRESIASI! Dan apa yang telah mereka tampilkan SUNGGUH SANGAT HEBAT SEKALI! Saking hebat dan juga keren tentunya, membuat kedua orang juri, Diana dan Spawnist, begitu alot untuk menentukan siapa yang berhak untuk menjadi pemenangnya.

   

Selesai dengan Cosplay Competition, sambil menunggu waktu penjurian, acara diisi dengan penampilan dari dua band tamu. Yaitu Asakiri dan Ganesha [benar begini tulisannya?]. Asakiri, dengan sang front-man Dennis Takumi, membawakan 3 buah lagu. Secara berurutan yaitu Ready Steady Go [L'Arc~en~Ciel], Black Stone [Gackt] dan New World [L'Arc~en~Ciel]. Untuk Ganesha, mereka langsung memainkan 6 buah lagu sekaligus, termasuk diantaranya lagu L’Arc~en~Ciel yang berjudul Jiyuu e no Shoutai.

   

Akhirnya, tiba juga saatnya untuk mengumumkan para pemenang dari lomba Cosplay Competition. Untuk kategori "Anime/Manga", juara 1 jatuh kepada Theo dengan kostum dari anime Ragnarok. Juara 2 dan 3 masing-masing diberikan kepada Ricky [dengan kostum Naruto] dan Haris [dengan kostum Shinigami dari komik Death Note]. Sedangkan untuk kategori "Visual-kei/Harajuku", juara 1 berhasil didapatkan oleh cowok narcis bernama Sega Kurou [dengan kostum ala Oshare-kei], Stella sebagai juara 2 [dengan kostum kimono ala Geisha], dan juara 3 diberikan kepada Herdi dengan kostum Visual-kei nya yang nampol abis!

      

Menjelang pukul 22.00 WIB, acara COSPLAY PARTY-pun selesai dengan penampilan penutup dari band Asakiri lagi. Ada 3 buah lagu yang mereka bawakan. Yang pertama lagu slow dari L’Arc~en~Ciel berjudul MY HEART DRAWS A DREAM. Setelah itu disusul dengan STAY AWAY [juga dari L'Arc~en~Ciel] yang mampu membuat penonton berlonjak-lonjak sampai lemes. Dan tembang terakhir yang tak kalah serunya, GO!!! dari FLOW, tentu saja membuat semua orang yang ada di depan panggung menjadi terbakar semangat!

 

Selesai
dengan semuanya itu, para pengunjung pun perlahan-lahan meninggalkan
acara. Semoga apa yang telah disuguhkan oleh panitia bisa berkenan di
hati mereka. Beberapa pengunjung bahkan sempat bertanya kepada kami,
apakah acara seperti ini akan ada lagi pada tahun berikutnya? Tentu
saja kami tidak bisa memastikannya. Tapi, kami, JSHARENITY, tentu berharap agar acara jejepangan seperti COSPLAY PARTY ini
bisa dinikmati lagi, entah kapan dan dalam format yang seperti apa.
Sebab, kami yakin, untuk selanjutnya pasti bakal lebih heboh lagi.

   

Melalui kesempatan ini juga, kami, para pengurus dari JSHARENITY, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada AMILD LIVE PRODUCTON, IM3 INDOSAT, JAPAN FOUNDATION, RUMAH BUKU, dan AIR EVENT ORGANIZER yang telah bersusah payah me-wujudkan acara seperti ini. Kami sangat sangat menghargai jerih payah dan usaha kalian!

   

Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada sesama teman-teman JSHARENITY yang telah ikut berpartisipasi dalam lomba Cosplay Competition, seperti Melissa, Sega, Ilham, Wahyu, Ricky, Theo, Haris dan Herdi. Apa yang telah kalian suguhkan tentunya sangat kami APRESIASI. Dan juga, jangan pada jera ya? ^_^

   

Jya, minna-san…. 

lynch. - THE AVOIDEN SUN

May 5th, 2007 by spawnist

Lynchsun
THE AVOIDED SUN
, adalah album terbaru lynch. yang rilis tanggal 25 April 2007 kemarin. Ini adalah album kedua mereka. Album pertama mereka yang berjudul greedy dead souls rilis tahun 2005 yang lewat. Siapakah lynch. itu sendiri? Aku sendiri juga bingung, apakah lynch. termasuk dalam band visual atau tidak? Padahal personil lynch. itu sendiri semuanya berasal dari band visual. Personilnya adalah Hazuki [vokalis, eks deathgaze], Reo [gitaris, mantan eks Gullet], Asanao [drummer, eks Sicstar], Yusuke [gitaris] dan support member, Hikaru [main pada bass]. Band indie ini berdiri sejak bulan Agustus 2004.

Musik
yang mereka bawakan cenderung ke arah hardcore. Walau gitu, hardcorenya
tidak terlalu tampak banget. Soalnya musiknya sendiri banyak dikasih
bumbu dgn berbagai jenis corak musik. Bahkan dalam lagu sesekali
terdapat sebuah melodi walaupun nuansa musiknya terkesan dark.

Kembali
ke album terbarunya, total lagu yg ada dalam album ini ada 11 lagu. 3
diantaranya adalah lagu yang rilis pada versi single sebelumnya. 3 lagu
tersebut adalah roaring in the dark, forgiven dan enemy. Lagu enemy
dalam album ini agak berbeda sedikit dengan enemy versi singlenya.
Maksudnya direkam ulang gitu. I like it!!! Lebih terkesan nuansa
brutalnya. Suara vokal Hazuki terlihat lebih deep growl. Cocok banget buat head-banging. Hehehehe…. Sedangkan roaring in the dark ama forgiven sama saja seperti versi singlenya. Cuman ada beberapa komponen lagu yg sedikit disamarkan. Baik itu roaring in the dark, forgiven dan enemy,
ketiga lagu ini sangat enak sekali untuk didengar. TOP ABIS!!! Bahkan
bisa aku katakan kalo ketiga lagu tersebut adalah lagu yang
menggambarkan ciri khas band lynch. itu sendiri.

liberation chord yang dijadikan lagu awal untuk pembuka album ini berhasil menyentak para pendengar. Dibuka dengan screaming Hazuki
yg khas itu. Lagunya sendiri agak nge-beat, enak untuk dibawa
loncat-loncat di tempat. Hehehe… aku suka pada bagian chorus di lagu
ini. Growl-nya Hazuki itu loh, terasa banget. Lagu yang judulnya agak sentimentil, i’m sick, b’coz luv u, menjadi lagu selanjutnya. Temponya masih seperti lagu liberation chord tadi. Cuman ketukan drumnya Asanao di sini agak dibuat kreatif dikit. Tidak lupa dgn permainan double pedal yang mendominasi. Hazuki
di sini membuktikan vokalnya bisa dipake buat nada range tinggi,
sekalian juga bisa diandalkan untuk growl. Apa gak capek ya?
Hohohoho….

ecdysis [ada yang tahu apa artinya?] menjadi
salah satu yang aku suka dalam album ini. Riff gitarnya oke banget.
Begitu juga dgn permainan bass-nya. It’s really works! Tidak hentinya
aku mendengar lagu ini secara berulang-ulang. Nice song!

Pada awal-awal lagu yang berjudul anemone
entah kenapa aku tidak suka. Agak nge-pop gitu. Namun memasuki
pertengahan lagu, aku baru menyukai lagu ini. Terlebih saat interlude
di tengah lagu, riff gitar yang dibawakan mengingatkan aku dengan riff
gitar pada sebuah lagu dari deathgaze. Hehehehe…. Oh iya, jangan harap deh bisa menemukan growl atau screaming-nya Hazuki dalam lagu ini. But, I enjoy it….

Wah, dengar intronya the universe
aja sudah bisa membuat kepalaku bergoyang naik turun nih. Riff gitarnya
itu loh, the best deh. Namun sayang, permainan drumnya cuman gitu-gitu
aja. Agak monoton. Lumayan kecewa ama lagu ini. Untung aja kekecewaan
tersebut sedikit terobati dengan mendengarkan lagu selanjutnya, yakni dazzle.
Musiknya aku dengar agak ke arah trash metal gitu. Temponya agak cepat.
Namun sesekali slow. Lumayan, lagu ini bisa bikin segar lagi setelah
lagu the universe yg agak membosankan itu.

Akhirnya ada juga lagu slow yang bisa dipake untuk cooling down. Lagu tersebut judulnya prominence. Biar slow, unsur core-nya tidak hilang. Lagu ini durasinya paling panjang dibandingkan lagu lainnya yg ada dalam album THE AVOIDED SUN ini. Lagunya sendiri enak untuk diikuti dr awal hingga akhir. Dan yang pasti, solo gitarnya boleh juga tuh.

Yup, from the end
akhirnya menjadi lagu penutup utk album ini. Dengan tempo yang agak
cepat dan nuansa musiknya yg agak ceria gitu, cocok aja untuk dijadikan
lagu penutup. Bass sekali lagi bermain banget di lagu ini. Membuat lagu
ini jadi hidup. Kayaknya lagu ini bakalan menjadi salah satu lagu lynch. favoriteku yang layak dengar.

Sebenarnya album ini mau aku kasih dengan nilai 3,5/5 bintang. Namun karena Multiply tidak ada nilai 3,5…. ya sudah deh. Aku bulatkan aja menjadi 4 bintang. Hehehe….

Yosh, seperti judul album, THE AVOIDED SUN, lynch.
kali ini berusaha untuk mencoba sesuatu yang baru. Maksud dari sesuatu
yang baru adalah berusaha untuk tidak terjebak dengan musik yang ada
dalam album pertama mereka, greedy dead souls [banyak fans lynch. mengatakan tuh album masih terkontaminasi dgn musiknya deathgaze]. Dan menurutku mereka berhasil walaupun ada beberapa lagu yang aku kurang suka. Yah, aku doakan lynch. bisa sukses dan menjadi band mayor yang layak diperhitungkan di Jepang sana [saat ini lynch. masih indie]. Jangan mau kalah….

Track List [dr no 1 s/d 11]:
liberation chord [02:46], i’m sick, b’coz luv u [03:26], roaring in the dark [04:24], ecdysis [03:25], forgiven [05:27], anemone [03:31], the universe [03:31], dazzle [03:14], enemy [02:13], prominence [06:55], from the end [04:14]

Tambahan:
- Official site: http://lynch.jp/
- Biography & Discography: http://jmusicamerica.com/us/database-artist.php?id=422

DespairsRay - Mirror

April 15th, 2007 by spawnist

Setelah melalui perjuangan yang melelahkan, akhirnya aku bisa juga mendapatkan album terbaru D’espairsRay yang berjudul Mirror.
Album mayor pertama band Jepang ini rilis pada tanggal 11 April 2007
kemarin. Bayangkan, beberapa kali aku mencoba download album Mirror
selalu aja putus di tengah jalan. Biasalah, koneksi internet yang
jelek. Well, cukup dengan intermezzo-nya. Carry on, soldier….

Sebelum mereview album Mirror ini melalui sudut pandang dengkul kakiku yg
sebelah kanan [loh loh loh...], aku sedikit memberikan deskripsi band
yang bernama D’espairsRay ini. D’espairsRay terdiri dari 4 orang. Yaitu

Hizumi [vokal], Karyu [gitar], Zero [bass] dan Tsukasa [drum]. Band ini terbentuk sekitar tahun 1999. Awalnya, musik yang mereka tawarkan bisa aku bilang sebagai gothic metal dengan sentuhan industrial. Kadang-kadang mereka juga memainkan musik metal dengan distorsi gitar yang berat. Ditambah lagi dengan suara vokal yang nge-growl. Salah satu band yang punya prospek bagus. Tapi, makin lama musik mereka cenderung ke arah rock secara umum. Walau begitu, ciri khas musik D’espairsRay selalu dijumpai pada tiap-tiap lagunya.

Album
Mirror sendiri terdiri dari 12 lagu. Aku coba untuk mereviewnya. Sorry
jika ada yang tidak berkenan. Namanya juga review amatiran [kalimat
andalan tuh wekekeke....]

01 - DAMNED [04:49]
Lagu
yang pantas untuk dijadikan pembuka album. Keren. Aku suka. Dimulai
dengan intro bunyian yg lumayan panjang, lagu ini langsung disambung
dengan scream-nya Hizumi yg seakan-akan memecah sunyi malam [ceile
kata-katanya.... maklum aja, wong ngetik review ini pd malam hari jam
00.36 WIB kok]. Tabuhan drumnya mengingatkan aku akan lagu Garnet yg beken itu.

02 - TRICKSTAR [04:19]
Kurang
begitu suka dengan lagu ini. Agak nge-beat diiringi dengan permainan
gitar yg sekan-akan ramai gitu. Saat chorus, tempo agak sedikit
melambat, setelah itu tempo kembali menjadi cepat kembali. Walau agak
membosankan, untung growl-nya Hizumi lumayan membuat lagu ini hidup.

03 - MIRROR [04:12]
Gak
suka sama sekali dengan intronya. Apalagi lagunya. Duh…. kayak
lagunya band aliran pop mainstream aja. You must ignore this song.

04 - SIXTY8NINE [04:36]
Lumayan
keren lagunya. Apalagi disetel dgn volume tertinggi. Entah kenapa
dengar intronya mengingatkan aku dengan lagu dari band metal Jepang Sigh yang judul lagunya Ecstatic Transformation.
Apa? Gak tahu band Sigh? Ya sudah, band ini memang jarang dikenal orang
kok. Tapi yang pasti aku mengetahuinya. Yah, akhirnya lagu ini bisa
membuat kepalaku sedikit bergoyang naik turun dr awal sampe akhir lagu.
Di tengah lagu distorsi gitar tiba-tiba menjadi berat diselingi growl
yg agak dalam. Great song! By the way anyway busway, judul lagunya kok
mengingatkan aku dgn salah satu gaya ML dalam buku Kamasutra ya? Wekekeke……..

05 - Kogoeru yoru ni saita hana [05:09]
Satu-satunya
lagu dalam album ini yang judulnya memakai bahasa Jepang. Lagi-lagi deh
lagunya nge-beat ala band pop mainstream gitu. BORING!!! Skip aja. Gak
layak didengarin…. percayalah….

06 - Screen [04:52]
Salah
satu lagu favoriteku dalam album ini. Sebenarnya lagu ini ada dalam
single Squall yg rilis bulan Maret kemarin. Tapi Screen dalam single
Squall tersebut dibawakan secara unplugged. Nah utk versi albumnya,
lagu ini dibawakan secara biasa. Maksudnya ya biasa gitu. Duh, apa sih
kata yg cocok untuk menyebutkannya. Enak untuk didengar dr awal sampe
habis. Hizumi bisa mencapai range vokal yang tinggi tanpa harus
screaming. Distorsi gitar Karyu diselingi suara dentingan piano membuat
lagu ini aku kasih rating A.

07 - LOST SCENE [04:30]
Lagi-lagi lagu yang gak aku suka. Skip aja deh….

08 - HOLLOW [04:13]
Nah,
dari semua lagu yang ada dalam album Mirror, lagu HOLLOW adalah lagu
yang BENAR-BENAR AKU SUKAI!! Keren!!! Eh, entah kenapa vokal Hizumi di
sini kok terdengar persis banget ama vokalnya Hyde [L'Arc~en~Ciel].
Yah, cuman kebetulan aja kok. Lagipula Hyde khan gak bisa growl [hus
hus... Hyde mati aja sono wakakaka.... buat fans Hyde, jangan marah
ya?]. Lagu ini bisa membuat aku bergoyang dari kepala sampe badan
sekalipun. Dentuman bass-nya Zero mantap di lagu ini. Kredit juga
diberikan buat Karyu untuk permainan solo gitarnya. Cool!!! I think,
this is A+ song, really. Nanti aku cari liriknya deh.

09 - Closer to Ideal [06:03]
Lagu
dengan durasi waktu terlama yang ada dalam album ini. Standar aja. Gak
jelek dan juga gak bagus-bagus amat. Lumayan bisa dinikmati lah
pokoknya.

10 - ANGELDUST [04:21]
Aku suka dgn permainan gitar Karyu di lagu ini. Lagunya sendiri juga enak walau ada beberapa bunyi suara elektronic gitu.

11 - Squall [04:58]
AKU
GAK SUKA LAGUNYA!!! Gak terlalu senang dengan bunyi ketukan drum
seperti itu. Walaupun temanku memberikan PV Squall kepadaku, tetap aja
sampe sekarang tuh PV gak pernah aku setel di komputer. Yah karena aku
gak suka dgn lagunya. Malas untuk dengarin. Sorry to say….

12 - KALEIDOSCOPE [04:52]
Yup,
lagu penutup. Aku rasa pemilihan lagu ini sebagai lagu penutup tepat
sekali. Diawali dgn lengkingan gitar pada intro lagu. Lagunya agak
mendayu-dayu sedikit. Solo gitar yg oke. Lumayan membekas di ingatan.

Well,
secara keseluruhan lagu ini aku kasih 3/5 bintang. Dari 12 lagu, cuman
4 lagu aja yang benar-benar aku suka. Yaitu DAMNED, SIXTY8NINE, Screen
dam HOLLOW. Sisanya biasa aja sih, bahkan ada yg aku gak suka sama
sekali. Memang susah untuk mendengar D’espairsRay memainkan jenis musik
ketika masih jaman indie dulu [i miss Coll Set and -TERRORS-].
Waktu itu musiknya agak metal gitu deh. Yah, namanya juga udah mayor.
Jadi mau gak mau musik mereka harus ngalah dikit utk mengikuti
perkembangan musik mainstream di Jepang sono. Susah memang jika
idealisme diadu dengan tuntutan pasar. As I listen to it, I find it
growing on me more and more, like most of their music, but it still
could have been so much better…. And what about you?

Catatan:
D’espairsRay official site: http://www.despairsray.jp/
D’espairsRay on JAME: http://jmusicamerica.com/us/database-artist.php?id=177

Tambahan:
Review aslinya ditulis pada tgl 14 April 2007, mulai dr jam 00.12 s/d 01.37 WIB.

LINKIN PARK - MINUTES TO MIDNIGHT

April 5th, 2007 by spawnist

Logo200
Kemarin aku ditawarin ama teman akrabku album terbaru Linkin Park yang kali ini albumnya dikasih judul Minutes to Midnight.
Setelah aku copy dan paste ke komputerku, ada 17 lagu. Dalam hatiku
bertanya, kok banyak amat sih 17 lagu? Gak biasanya band bikin album
dgn lagu sebanyak itu. Terus aku dengarin deh satu persatu. Hmmm, agak
aneh aja. Kayaknya ini bukan LP deh. Memang sih itu vokalnya Chester Bennington. Tetapi tetap aja lain kalo itu musiknya LP.

Oh
iya, list 17 lagu tersebut adalah: stand, Bleed It Out, Get Through,
What I’ve Done, In This World, The Little Things Give You Away, Hold
Nothing Back, Over The Top, Prommise, Real Life, Afraid This Time,
2.World, Until The End, Collapsing The Unit, We Use the Pain, One
Perfect Something, No Way!, Feel (demo’01), Screaming at Space dan
[Qwerty] (Live Sommer Sonic ‘06).

Malamnya aku main internet. Dan cari info terbaru soal album LP ini. Ternyata benar juga dugaanku. INI ALBUM PALSU!!!
Bukan album LP terbaru yg sebenarnya. Juga aku ketahui kalo semua lagu
yg aku tulis di atas tadi dinyanyikan oleh bandnya Chester yang bernama
GREY DAZE. OH MY GOD….
mungkin saking gak sabar pingin dengar album terbaru LP sampe beredar
album palsunya di internet. Ya ampyun hehehe….

So, album LP
yang sebenarnya akan rilis tanggal 15 Mei 2007 nanti [utk kawasan
Amerika Utara]. Dan judul-judul lagunya udah dikonfirmasi. Ada 12
track. Yaitu Wake, Given Up, Leave Out All The Rest, Bleed It Out, Shadow Of The Day, What I’ve Done, Hands Held High, No More Sorrow, Valentine’s Day, In Between, In Pieces dan terakhir The Little Things Give You Away.
Dari judul ini, cuman 2 lagu aja yg judulnya sama dgn judul lagu pada
album palsu. Yaitu What I’ve Done dan The Little Things Give You Away.
Entah, apakah musiknya sama atau tidak….

Oh iya, single
terbaru LP, yakni What I’ve Done udah rilis tanggal 2 April 2007
kemarin. Isinya terdiri dari 3 lagu. Yaitu What I’ve Done itu sendiri
ditambah 2 lagu tambah pas konser di Jepang, Faint dan From The Inside.

Kalo mau download MP3 single What I’ve Done, silakan klik di sini [klik kanan pd tulisan, terus pilih "save target as..." atau "save link as..."] dan simpan ke dalam disk. Dan juga, kalo mau download video klip What I’ve Done, silakan download dari sini [caranya sama kayak tadi]. Gak gede kok file video klip-nya. Cuman 17 mb doang. Enjoy then….

Source:
LP official site: http://www.linkinpark.com
LP on Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Linkin_Park
Minutes to Midnight: http://en.wikipedia.org/wiki/Minutes_to_Midnight_(album)
Minutes2Midnight: http://www.minutes2midnight.com

300

March 17th, 2007 by spawnist

300_poster
Hari Jumat siang kemarin aku jalan-jalan ke Matos [Malang Town Square]
untuk menemani temanku yang sedang mencari sesuatu barang. Setelah
barangnya didapat, iseng-iseng aku ngajak teman untuk mampir dulu di
studio 21 Matos. Maksudnya sih pingin tahu aja, film-film apa yang sedang tayang di situ. Ternyata, di studio 1 Matos, terdapat poster film 300.
Itu artinya 300 sudah tayang. Aku tanya ama yang jual tiket masuk
memang hari itu premiere perdana dari film tersebut. Ya sudah, tanpa
basa basi aku beli tiket masuk. Tetapi temanku tidak mau nonton karena
aa janji dgn org lain. Ya sudah, dia pulang duluan. Sedangkan aku tetap
tinggal untuk nonton. Hehehehehe….

Kenapa aku begitu ingin banget nonton film ini? Karena film ini diadaptasi dari sebuah grafik novel karya Frank Miller.
Buat pecinta komik Amrik sih nama Frank Miller gak mungkin banget gak
dikenal. Nih orang jenius abis!!! Selain comic artist, dia juga
berprofesi sebagai penulis dan juga sebagai sutradara film loh [ingat
dengan film Sin City?]. Dalam bidang komik/grafik novel, salah satu karya terbaiknya adalah Batman: The Dark Knight Returns.
Kebetulan aku punya TPB [trade paper back] ini hehehe… Nah, film 300
ini juga hasil dari salah satu karyanya tuh. 300 versi grafik novel
rilis tahun 1998 kemarin. Terdiri dari 5 nomor dan diterbitkan oleh
penerbit Dark Horse.

Okay, sekian dulu pengenalan siapa
itu Frank Miller. Langsung aja ke filmnya. Berhubung aku juga lagi
malas ngetik nih. Wekekeke…. Film 300 ini menceritakan pertempuran Thermopylae [yg juga dikenal dgn nama Battle of Thermopylae sekitar tahun 480 sebelum masehi. Seorang raja negeri Sparta, yang bernama Leonidas [diperankan oleh Gerard Butler] bersama 300 prajurit hebatnya [para prajurit tersebut disebut Spartan] berusaha untuk melawan pasukan Persia [pasukan terkuat Asia] yang dipimpin oleh Xerxes [diperankan Rodrigo Santoro].
Xerxes berniat ingin menguasai Yunani. Dengan modal 300 Spartan,
Leonidas ternyata bisa memberikan perlawan hebat terdahap pasukan
bangsa Persia yang jumlahnya ratusan ribu itu. Bahkan Xerxes juga
memerintahkan pasukan elitnya yang berupa manusia raksasa, hewan
raksasa, sampai pasukan magic untuk menghancurkan Leonidas. Tapi apa
daya, berkat taktik dan strategi perang yang jitu, Leonidas dpt
mengatasinya. Namun, salah seorang pengkhianat membocorkan cara untuk
mengalahkan para Spartan kepada Xerxes. Nah, berhasilkah Xerxes
mengalahkan Leonidas? Atau justru Leonidas yang berhasil membunuh
Xerxes? Sebaiknya ditonton aja sendiri. Sorry, gak mau spoiler nih
hehehehe….

Nih film keren banget!!! Serius!!! Saking kerennya
aku sepanjang durasi film hanya bisa ternganga dibuatnya. Adegan perang
yang realistis banget [penuh darah dan terpotongnya tubuh manusia],
gaya bertarung yang benar-benar mantap [pokoknya gak kayak gaya tarung
film Hongkong atau Amrik], dan pemandangan yang indah….siapapun pasti
terpesona dibuatnya. Belum lagi ditambah special effect dari beberapa
karakter, contohnya seperti gajah dan badak perang raksasa. Serasa
mengingatkan aku akan film Lord of the Rings. Tidak rugi kalo
film ini menghabiskan waktu 1 tahun hanya untuk bagian special
effect-nya doang. Padahal syutingnya hanya 60 hari.

Soal akting,
jangan diragukan lagi. Gerard Butler bisa menokohkan karakter Leonidas
yang keras, tegas, kuat tak kenal takut, dan setia kepada
teman-temannya. Begitu juga dengan pemain utama lainnya. Terlebih Lena Headey yang memerankan Gorgo
sebagai istri dari Leonidas. Pemain figuran yang menjadi prajurit
Sparta layak diacungin jempol juga tuh. Memang Frank Miller tidak salah
dalam memilih para pemainnya. Salut….

Musik yang ada dalam
film ini sangat cantik sekali. Sangat pas apabila dalam adegan
pertempuran, dan begitu juga saat adegan tanpa pertempuran. Hmmm, jenis
musiknya mungkin bisa aku bilang perpaduan antara new age campur rock
gitu. Entah, genrenya apaan tuh. Nanti aku cari deh mp3 OST-nya.
Seperti biasa, download hehehe… Mungkin ada yang bisa bantu kasih
link?

So, just see it, you’ll love it, you’ll recommend it, it’s
graphic and rated R, but I think 15 and up is reasonable. This is one
of the few movies in life that you will actually remember for a long
long time. Two thumps up for Zack Snyder!!! And my favourite Leonidas’ quote is "FREEDOM ISN’T FREE".

Catatan pendek:
Durasi
film ini hampir 120 menit. Biar gitu, kalian gak bakalan merasa bosan
deh. Bahkan jutsru kita yang tidak merasa kalo kita udah nonton dalam
waktu yang cukup lama. Hehehe… Oh iya, setelah selesai nonton, aku
cabut dari studio 21. Ternyata di depan Matos ada acara jumpa fans ama
band KERISPATIH. Well, aku cuman melihat sebentar. Gak sampe 1 menit, aku langsung cabut. Seandainya jumpa fansnya adalah band EDANE atau SUCKER HEAD,
sudah pasti aku akan minta foto bareng atau sekalian aja minta tanda
tangan. Hohohoho…. Duh, karena temanku udah cabut duluan, aku
terpaksa jalan kaki ke kost. Mana gerimis pula….. lengkaplah sudah
penderitaan….

Tambahan:
Offcial site: http://300themovie.warnerbros.com/
300 on Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/300_(film)
Frank Miller on Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Frank_Miller_%28comics%29
Battle of Thermopylae: http://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Thermopylae

GARUXX - DOPING

March 10th, 2007 by spawnist

Ada yang ingat? Lagu ini keren sekaleee!!! Judulnya Doping. Dibawain oleh band Garuxx.
Lagu ini rilis sekitar tahun 1994-1995 gitu deh. Pokoknya waktu itu aku
masih SMA kelas 1. Lagu ini sempat nge-trend pada waktu itu. Aku aja
pernah nyanyikan lagu ini bareng bandku waktu ulang tahun SMA-ku dulu.
Wakakaka…. jadi nostalgia lagi nih.

Video klipnya seingatku band ini nyanyi di pinggir jalan raya gitu deh. Nah model video klipnya si Elma Theana.
Masih muda tuh waktu itu. Ya jelas lah. Rambutnya masig tomboi.
Hehehehe…. ternyata memoryku masih kuat aja nih. Ya sudah. Silakan
download di SINI buat yang mau bernostalgia. Enjoy then….

‘Kan kamu bilang gampang cari cowok lagi…
Lalu mengapa kok kamu menangis….
Yang sudah pergi biar, biarlah pergi…
Tiada guna, tuk dipikirkan lagi…..

Jangan cengeng menghadapi kenyataan….
Jangan meleng liat kanan kiri….
Jangan bonceng mobil-mobil di jalan….
Pergi ngeceng cari cowok lagi….

FS tambah fresh….

March 10th, 2007 by spawnist

Postingan singkat nih. 2 hari gak OL ternyata FS desain/layoutnya diganti dikit ya. Ada beberapa perubahan pada warna. Bagus tuh. Lebih adem dan terlihat rapi. Hehehehe….

Dir en grey - THE MARROW OF A BONE

February 10th, 2007 by spawnist

Dirumarrow_1
Yeah!!! Setelah lelah bertualang ke situs sana sini, akhirnya aku
menemukan tempat untuk mendownload semua lagu dari album terbaru Dir en grey [craziest Japanese band!!!] yang dikasih judul THE MARROW OF A BONE.
Untuk bisa menikmati semua lagu dalam album ini, aku cukup mendengarkan
sebanyak 3 kali. Dimulai dari track 1 s/d 13. Ada yang beda dengan
album Dir en grey sebelumnya, walaupun perbedaan itu tidak terlalu
besar. Aku rasa Kyo, Kaoru, Die, Toshiya dan Shinya
semakin dewasa dalam bermusik seiring berjalannya waktu. Tidak perlu
diragukan lagi, mereka salah satu musisi yang layak diketahui oleh
publik dunia. Bukan hanya sekedar diketahui oleh para fans musik Jepang.

Mengingat
Dir en grey sedang [bukan berusaha lagi] membentangkan sayapnya sampai
ke negeri Amerika, so pasti beberapa lagunya ber-genre-kan nu metal dan metal core. Di Amerika sendiri musik genre kayak begini memang mempunyai penggemar yang tidak sedikit.

Okay,
aku akan mencoba me-review perlagu yang ada dalam album ini. Sebelumnya
aku minta maaf jika dirasa reviewku ini sangat amatiran sekali.
Wajarlah aku khan bukan pengamat musik. Hehehehe….

Track 01 - Conceived Sorrow [4:49]
Lagu
pembukaan-nya agak slow nih. Jarang-jarang band aliran cadas memakai
sistem kayak begini. Kebanyakan lagu pembuka selalu lagu yang agak
kencang dan nge-beat. Hehehe… Tapi bukan berarti lagu ini gak layak
ditempatkan jadi lagu pembuka. Coba dengarkan Kyo bernyanyi tanpa
teriakan dan growl-nya yg khas itu. Ditambah lagi dengan denting piano
[pasti Kyo yg memainkan piano tsb!!!] yang mengiring lagu. Cool, man!!!
Mengingatkan aku akan lagu audience KILLER LOOP dan Merciless Cult yg keduanya dijadikan lagu pembuka pada album Vulgar dan Withering to Death.

Track 02 - Lie Buried With a Vengeance [2:43]
Aku suka dgn teriakan Kyo pada awal lagu ini. Khas banget!!! Secara garis besar, lagu ini hampir sama soundnya seperti lagu Agitated Screams of Maggots. Akhir lagu Kyo ada nyebut kata "FUCK" beberapa kali. Terus diakhiri dengan kata "OOOGAA BOOGA BOOGA". Entah apa artinya. Yang pasti, lagu yang durasinya pendek ini lumayan buat pemanasan untuk memasuki track selanjutnya….

Track 03 - The Fatal Believer [3:10]
Well,
inilah track favoriteku dari semua lagu yang ada. I love it!!! Dengar
lagu ini secara tidak sadar membuat aku headbanging mulu. Sound gitar
yang meraung, ditambah vokal Kyo yg nge-growl dan tinggi pada chorus,
siapapun pasti menyukai lagu ini.

Track 04 - Agitated Screams of Maggots [2:56]
Buat
fans Dir en grey pasti sudah tahu lagu ini [ya iya lah....]. Walaupun
aku kurang suka [mungkin karena bosan] dengan lagu ini, tetapi lagu ini
cukup lumayan untuk diikuti sampai detik terakhir.

Track 05 - Grief [3:37]
Nice song!!! Aku suka pas Kyo teriak kalimat "Shout up! That’s fucking bullshit".
Permainan gitar antara Kaoru dan Die seakan-akan bersahutan gitu.
Kredit juga diberikan buat permainan drum Shinya dan dentuman bass
Toshiya. Hmmm, menurut info yang aku dapat, lagu ini akan menjadi
single Dir en grey selanjutnya dan akan dibuat PV-nya. Good choice!!!

Track 06 - Ryoujoku no Ame [4:02]
Salah
satu single Dir en grey sebelumnya yang dimasukin ke dalam album ini.
Lagu ini kayaknya diremix deh. Tapi aku tidak bisa mendengar perbedaan
dengan versi singlenya yang kemarin itu. Lagunya enak. Tidak salah jika
Ryoujoku no Ame masuk dalam list album Family Values Tour 2006.

Track 07 - Disabled Complexes [3:56]
Jangan
terjebak dengan lagu ini. Awalnya saja yang ber-irama slow dan Kyo
menyanyi secara normal [lemas gitu deh]. Setelah itu??? Siap-siap aja
deh mendengar raungan gitar dan growl Kyo yang memecah sunyi itu. Lirik
lagu ini memakai bahasa Inggris. Walaupun lafal Inggris Kyo tidak
terlalu bagus, but this is not a bad song. Psycho killer!!!

Track 08 - Rotting Root [4:45]
Lagu
kedua yang aku suka dalam album ini setelah The Fatal Believer. Awal
lagu terdengar suara gitar ala musik metal tahun 80-an gitu deh.
Setelah beberapa bait, mulai lagi deh growlnya. Dan klimaksnya saat
reff yang lumayan mantap. Dengar chorusnya jadi ingat dengan lagu
Umbrella nih.

Track 09 - Namamekashiki Ansoku, Tamerai ni Hohoemi [4:37]
Lagi-lagi
menjadi salah satu yang aku suka dlm album ini. Agak nge-slow. Awal
lagu terdengar permainan gitar ala Spanyol. Dalam lagu ini tidak ada
teriakan dan no growl at all. Kyo benar-benar menyanyi di lagu ini dari
awal sampe akhir. Layak ditunggu lagu ini dalam versi unplugged-nya
nanti [ada dalam DISC TWO LIMITED EDITION ONLY].

Track 10 - The Pledge [3:35]
Lagu
yang gak bagus-bagus amat. Dan juga gak jelek. Agak membosankan sih.
Untung rasa bosan tersebut bisa diobati sedikit pada saat chorus.

Track 11 - Repetition of Hatred [4:32]
Semua
gaya vokal yang dimiliki Kyo dia keluarkan habis-habisan pada lagu ini.
Lagunya standar aja sih. Tetapi solo gitarnya lumayan juga tuh….

Track 12 - The Deeper Vileness [3:46]
Another
a kick ass song!!! Mendengar ketukan permainan drum Shinya, seakan-akan
ini adalah lagu dari sebuah band death metal. Growl-nya Kyo sangat
terasa dalam lagu ini. Raungan gitar yang meronta-ronta dan sesekali
diselingi dengan petikan akustik gitar semakin mempertegas kalo lagu
ini bernuansa death metal.

Track 13 - Clever Sleazoid [3:12]
Jangan
tanya lagi!!! Lagu ini super duper kick ass banget!!! Nanti dulu. Itu
kalo versi singlenya. Gimana dengan versi albumnya yang udah diremix?
Sayang sekali, temponya dibuat agak melambat nih. Padahal udah keren
gitu….

Apakah album ini layak untuk dibeli dan dikoleksi???
Well, kalo kalian fans berat Dir en grey, menyukai musik keras dan
memiliki duit banyak, apa salahnya untuk membeli album ini. Jangan
ikutin aku yang hanya bisa download doang hehehe…. Memang sih banyak
yang bilang album ini not a very good Dir en grey album. Tetapi yang
bisa aku bilang dan pastikan dari album ini adalah bahwa THE MARROW OF
A BONE selangkah lebih maju dibandingkan album sebelumnya, Withering to
Death. Kalian boleh setuju atau menyangkalnya….

Overall, aku beri 3 bintang. 3 bintang bukan berarti jelek dan tidak layak beli. Right?

…yaketsuite hanarenai
sousa koko ni fukaku fukaku omoku
kill myself
if you can’t tell, then you’re a hypocrite too, so die!!
kill them all with the crazy hammer
and destroy their thought
get hysterical….

[Dir en grey - The Fatal Believer]

Official site of Dir en grey: http://www.direngrey.co.jp
Official promotional website: http://www.direngrey.co.jp/the_marrow_of_a_bone/index.html
The Marrow of a Bone: http://en.wikipedia.org/wiki/The_Marrow_of_a_Bone
Benci dgn album ini tapi masih cinta Dir en grey: http://anti-marrow.rtu.pl

INTER MILAN perpanjang rekor!!!

January 22nd, 2007 by spawnist

91293Hohohoho…. Inter Milan menang lagi nih saat menjamu Fiorentina kemarin malam. Dengan demikian, ini kemenangan Inter Milan yang ke 13 secara berurutan. MANTAP!!!! 12 kemenangan beruntun aja rekor, apalagi 13? Hehehe…. Kemarin malam sempat shock juga nih dgn gol cepat Fiorentina di babak pertama melalui set piece dan dicetak oleh Luca Toni. Karena masih di menit awal golnya, aku optimis Inter bisa mengejar ketinggalan.

Ternyata benar juga. Saking bingungnya bek Fiorentina mau jagain sapa [di Inter ada 2 striker maut, Ibrahimovic ama Adriano], eh lini tengah Inter yang bisa masuk ke pertahanan Fiorentina. Alhasil Stankovic bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol yang indah. Thanks to Adriano for the assist.

Kedudukan sama, Inter makin bernafsu untuk mencetak gol lagi. Sekitar akhir menit 30-an, Inter dpt tendangan bebas di depan kotak pinalti. Siapa lagi yang mengeksekusi selain Adriano. GOL!!! Skor menjadi 2-1. Turun minum. Selanjutnya, di pertengahan babak kedua Ibrahimovic mencetak gol. Inter menang dgn skor 3-1.

Nah, minggu depan Inter bakalan bertandang ke Sampdoria nih. Semoga aja kemenangan 13 kalinya tidak berhenti sampe di sini. Seram juga sih melihat angka 13 hehehehe…. Jangan-jangan kemenangan bakal stuck di nomor itu. Yang penting tetap kerja keras ya, Mancio….

BUONA FORTUNA E FORZA INTER MILAN PER SEMPRE!!!