DespairsRay - Mirror

Setelah melalui perjuangan yang melelahkan, akhirnya aku bisa juga mendapatkan album terbaru D’espairsRay yang berjudul Mirror.
Album mayor pertama band Jepang ini rilis pada tanggal 11 April 2007
kemarin. Bayangkan, beberapa kali aku mencoba download album Mirror
selalu aja putus di tengah jalan. Biasalah, koneksi internet yang
jelek. Well, cukup dengan intermezzo-nya. Carry on, soldier….

Sebelum mereview album Mirror ini melalui sudut pandang dengkul kakiku yg
sebelah kanan [loh loh loh...], aku sedikit memberikan deskripsi band
yang bernama D’espairsRay ini. D’espairsRay terdiri dari 4 orang. Yaitu

Hizumi [vokal], Karyu [gitar], Zero [bass] dan Tsukasa [drum]. Band ini terbentuk sekitar tahun 1999. Awalnya, musik yang mereka tawarkan bisa aku bilang sebagai gothic metal dengan sentuhan industrial. Kadang-kadang mereka juga memainkan musik metal dengan distorsi gitar yang berat. Ditambah lagi dengan suara vokal yang nge-growl. Salah satu band yang punya prospek bagus. Tapi, makin lama musik mereka cenderung ke arah rock secara umum. Walau begitu, ciri khas musik D’espairsRay selalu dijumpai pada tiap-tiap lagunya.

Album
Mirror sendiri terdiri dari 12 lagu. Aku coba untuk mereviewnya. Sorry
jika ada yang tidak berkenan. Namanya juga review amatiran [kalimat
andalan tuh wekekeke....]

01 - DAMNED [04:49]
Lagu
yang pantas untuk dijadikan pembuka album. Keren. Aku suka. Dimulai
dengan intro bunyian yg lumayan panjang, lagu ini langsung disambung
dengan scream-nya Hizumi yg seakan-akan memecah sunyi malam [ceile
kata-katanya.... maklum aja, wong ngetik review ini pd malam hari jam
00.36 WIB kok]. Tabuhan drumnya mengingatkan aku akan lagu Garnet yg beken itu.

02 - TRICKSTAR [04:19]
Kurang
begitu suka dengan lagu ini. Agak nge-beat diiringi dengan permainan
gitar yg sekan-akan ramai gitu. Saat chorus, tempo agak sedikit
melambat, setelah itu tempo kembali menjadi cepat kembali. Walau agak
membosankan, untung growl-nya Hizumi lumayan membuat lagu ini hidup.

03 - MIRROR [04:12]
Gak
suka sama sekali dengan intronya. Apalagi lagunya. Duh…. kayak
lagunya band aliran pop mainstream aja. You must ignore this song.

04 - SIXTY8NINE [04:36]
Lumayan
keren lagunya. Apalagi disetel dgn volume tertinggi. Entah kenapa
dengar intronya mengingatkan aku dengan lagu dari band metal Jepang Sigh yang judul lagunya Ecstatic Transformation.
Apa? Gak tahu band Sigh? Ya sudah, band ini memang jarang dikenal orang
kok. Tapi yang pasti aku mengetahuinya. Yah, akhirnya lagu ini bisa
membuat kepalaku sedikit bergoyang naik turun dr awal sampe akhir lagu.
Di tengah lagu distorsi gitar tiba-tiba menjadi berat diselingi growl
yg agak dalam. Great song! By the way anyway busway, judul lagunya kok
mengingatkan aku dgn salah satu gaya ML dalam buku Kamasutra ya? Wekekeke……..

05 - Kogoeru yoru ni saita hana [05:09]
Satu-satunya
lagu dalam album ini yang judulnya memakai bahasa Jepang. Lagi-lagi deh
lagunya nge-beat ala band pop mainstream gitu. BORING!!! Skip aja. Gak
layak didengarin…. percayalah….

06 - Screen [04:52]
Salah
satu lagu favoriteku dalam album ini. Sebenarnya lagu ini ada dalam
single Squall yg rilis bulan Maret kemarin. Tapi Screen dalam single
Squall tersebut dibawakan secara unplugged. Nah utk versi albumnya,
lagu ini dibawakan secara biasa. Maksudnya ya biasa gitu. Duh, apa sih
kata yg cocok untuk menyebutkannya. Enak untuk didengar dr awal sampe
habis. Hizumi bisa mencapai range vokal yang tinggi tanpa harus
screaming. Distorsi gitar Karyu diselingi suara dentingan piano membuat
lagu ini aku kasih rating A.

07 - LOST SCENE [04:30]
Lagi-lagi lagu yang gak aku suka. Skip aja deh….

08 - HOLLOW [04:13]
Nah,
dari semua lagu yang ada dalam album Mirror, lagu HOLLOW adalah lagu
yang BENAR-BENAR AKU SUKAI!! Keren!!! Eh, entah kenapa vokal Hizumi di
sini kok terdengar persis banget ama vokalnya Hyde [L'Arc~en~Ciel].
Yah, cuman kebetulan aja kok. Lagipula Hyde khan gak bisa growl [hus
hus... Hyde mati aja sono wakakaka.... buat fans Hyde, jangan marah
ya?]. Lagu ini bisa membuat aku bergoyang dari kepala sampe badan
sekalipun. Dentuman bass-nya Zero mantap di lagu ini. Kredit juga
diberikan buat Karyu untuk permainan solo gitarnya. Cool!!! I think,
this is A+ song, really. Nanti aku cari liriknya deh.

09 - Closer to Ideal [06:03]
Lagu
dengan durasi waktu terlama yang ada dalam album ini. Standar aja. Gak
jelek dan juga gak bagus-bagus amat. Lumayan bisa dinikmati lah
pokoknya.

10 - ANGELDUST [04:21]
Aku suka dgn permainan gitar Karyu di lagu ini. Lagunya sendiri juga enak walau ada beberapa bunyi suara elektronic gitu.

11 - Squall [04:58]
AKU
GAK SUKA LAGUNYA!!! Gak terlalu senang dengan bunyi ketukan drum
seperti itu. Walaupun temanku memberikan PV Squall kepadaku, tetap aja
sampe sekarang tuh PV gak pernah aku setel di komputer. Yah karena aku
gak suka dgn lagunya. Malas untuk dengarin. Sorry to say….

12 - KALEIDOSCOPE [04:52]
Yup,
lagu penutup. Aku rasa pemilihan lagu ini sebagai lagu penutup tepat
sekali. Diawali dgn lengkingan gitar pada intro lagu. Lagunya agak
mendayu-dayu sedikit. Solo gitar yg oke. Lumayan membekas di ingatan.

Well,
secara keseluruhan lagu ini aku kasih 3/5 bintang. Dari 12 lagu, cuman
4 lagu aja yang benar-benar aku suka. Yaitu DAMNED, SIXTY8NINE, Screen
dam HOLLOW. Sisanya biasa aja sih, bahkan ada yg aku gak suka sama
sekali. Memang susah untuk mendengar D’espairsRay memainkan jenis musik
ketika masih jaman indie dulu [i miss Coll Set and -TERRORS-].
Waktu itu musiknya agak metal gitu deh. Yah, namanya juga udah mayor.
Jadi mau gak mau musik mereka harus ngalah dikit utk mengikuti
perkembangan musik mainstream di Jepang sono. Susah memang jika
idealisme diadu dengan tuntutan pasar. As I listen to it, I find it
growing on me more and more, like most of their music, but it still
could have been so much better…. And what about you?

Catatan:
D’espairsRay official site: http://www.despairsray.jp/
D’espairsRay on JAME: http://jmusicamerica.com/us/database-artist.php?id=177

Tambahan:
Review aslinya ditulis pada tgl 14 April 2007, mulai dr jam 00.12 s/d 01.37 WIB.

One Response to “DespairsRay - Mirror”

  1. Tolla Says:

    People should read this.

Leave a Reply